Rabu, 25 Maret 2015

Ini Negara yang Paling Rajin Berbagi Konten "Esek-esek"



Konten berbau pornografi ternyata masih menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari di internet. Bahkan, jumlah akses konten seperti itu mampu mengalahkan kategori menarik lainnya, seperti game dan olahraga.

Informasi perihal besarnya konsumsi konten esek-esek di dunia maya tersebut dilansir oleh sebuah lembaga survei bernama SimilarWeb, yang bekerja sama dengan media The Next Web dalam melakukan penelitian.

Pertanyaannya, seberapa besar konten "panas" tersebut berkontribusi terhadap akses internet di dunia? Berdasarkan penelitian tersebut, SimilarWeb mengambil kesimpulan bahwa konten dewasa bertanggung jawab terhadap 4,41 persen akses internet di seluruh dunia. Data ini masih relevan karena diambil pada Februari 2015 lalu.

Kategori konten dewasa ini sendiri ada di peringkat ketujuh kategori yang paling banyak dikunjungi di internet. Kategori ini hanya kalah dari konten mengenai komputer dan elektronik.

Seberapa besar sebenarnya jumlah akses pengguna internet ke konten porno? Dengan mengambil data dari layanan DoubleClick Ad Planner bikinan Google, media lainnya,ExtremeTech, berhasil mengetahui bahwa jumlah pageview yang dimiliki situs dewasa paling populer mencapai 4,4 miliar per bulannya. Nama situs yang dimaksud tidak disebutkan.

Sebagai pembanding, situs berbagi foto yang sangat populer di dunia, Reddit, ternyata "hanya" mampu menyedot pageview sebanyak 2,8 miliar setiap bulannya.

Terbesar dan terbanyak di dunia

The Next Web
Negara yang paling banyak berbagi konten porno
Nah, negara mana yang paling banyak berbagi konten pornografi di dunia? Menurut hasil analisis dari SimilarWeb, dua negara teratas yang banyak berbagi konten porno adalah Irak dan Mesir, yang diikuti dengan negara Serbia dan Jepang. (Lihat grafik di atas)

The Next Web
Negara yang paling sedikit berbagi konten dewasa
Sementara itu, negara yang paling sedikit berbagi konten porno adalah Uni Emirat Arab, diikuti Kuwait dan Arab Saudi, Qatar, dan Indonesia. (Lihat grafik di atas)

The Next Web
Negara yang paling lama mengakses porno
Lantas, pengguna internet di negara mana yang paling lama bertahan di sebuah situs dewasa? Data untuk pertanyaan tersebut ternyata cukup kontras. Meskipun termasuk negara yang paling sedikit berbagi konten dewasa, pengguna internet di Kuwait merupakan yang paling lama di dunia ketika mengakses konten tersebut. (Lihat grafik di atas)

Rata-rata jumlah waktu yang dihabiskan pengguna internet di Kuwait adalah 4 menit 19 detik. Negara terlama kedua adalah Singapura dengan waktu sekitar 4 menit. Indonesia juga ada dalam daftar tersebut dengan durasi sekitar 3 menit 36 detik. 

Kemudian, rata-rata pengguna internet di Rusia dinobatkan sebagai yang paling sebentar dalam mengakses konten tersebut. Waktu yang dibutuhkan warga Rusia hanya sekitar 2 menit 15 detik. 

Negara di wilayah Barat lainnya, seperti Amerika Serikat, Hongaria, dan Ukraina, juga ada di daftar paling sebentar ini dengan waktu hanya sekitar 2 menit 53 detik.

Sumber : http://goo.gl/UfRw3X
 Categories :

Komputer Sebesar Flashdisk Kuat Jalankan Windows 10



Komputer yang satu ini panjangnya cuma 11 cm dengan bobot 46 gram, kurang lebih sebanding dengan USB flash disk atau dongle. Tapi ia sanggup menjalankan sistem operasi Windows 10 yang akan diluncurkan Microsoft pada sekitar pertengahan tahun 2015.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Register, Senin (23/3/2015), komputer mini bernama Lucoms itu diperkenalkan di Korea Selatan oleh Microsoft yang tak lain dan tak bukan adalah sang pembuat Windows 10.

Spesifikasinya belum diungkapkan secara detail, hanya disebutkan bahwa ia ditenagai prosesor buatan Intel, RAM 1 GB/ 2GB, serta media penyimpanan 16/ 32 GB yang masih bisa dikembangkan lebih lanjut dengan memakai kartu memori micro-SD hingga 64 GB.

Informasi soal beberapa komponen di atas bersesuaian dengan persyaratan minimal yang diajukan Microsoft untuk komputer agar sanggup menjalankan Windows 10.

Lucoms menyalurkan output display lewat port HDMI yang bisa ditampilkan oleh monitor atau televisi. Sebuah port USB dan mini-USB masing-masing disertakan untuk keperluan memasang aksesori USB dan memasok daya listrik.

Konsep komputer mini seperti Lucom terdengar masuk akal di Korea Selatan, karena warga Negeri Ginseng itu banyak yang tinggal di apartemen sempit sehingga membutuhkan komputer berukuran sekecil mungkin. Sebuah PC yang bisa ditancapkan langsung ke televisi tentu akan menghemat tempat.

Lucoms rencananya bakal mulai dijual di Korea Selatan pada Mei mendatang. Belum ada informasi mengenai harga dan kemungkinan ketersediaannya di negara lain.

Sumber : http://goo.gl/4kkEVl
 Categories :

Nintendo Akhirnya Mau Buat Game Smartphone



Tahun lalu, Nintendo secara tegas mendeklarasikan tak bakal membuat game untuk perangkat pintar semacam smartphone dan tablet. Setahun berlalu, Nintendo akhirnya menyerah juga. 

Dilansir KompasTekno, Rabu (18/3/2015) dari Engadget, Nintendo bakal segera menggodok game untuk perangkat pintar. Untuk ini, Nintendo bekerjasama dengan perusahaan layanan internet DeNa. Nintendo bakal mengambil 10 persen deposit pengembangan game dari DeNa. Sebagai timbal baliknya, DeNa bakal membeli 1,24 persen saham Nintendo. 

Perlu diketahui, DeNa adalah pengembang yang terkenal untuk game-game terkemuka di Jepang. Perusahaan ini juga mengambil bagian untuk game kawakan internasional seperti Final Fantasy dan Blood Brothers.

Dalam kerjasama dengan DeNa, Nintendo mengizinkan "pengeksploitasian" pada game-game yang sudah dibuat sebelumnya. "Semua protokol game Nintendo memenuhi syarat untuk dikembangkan dan dieksplorasi," begitu kata juru bicara Nintendo.

Walau demikian, Nintendo mengklaim beberapa game kawakan tradisionalnya sepertiSuper Mario Bros, mungkin tak bakal tersedia untuk versi perangkat pintar. 

"Hanya game-game yang dapat dimaksimalkan untuk perangkat pintar yang bakal dibuat. Game-game yang tersemat pada Wii U dan 3DS portable barangkali tak dipindahkan ke perangkat pintar," kata perwakilan Nintendo.

Selain memproduksi game untuk smart devices, DeNa dan Nintendo juga bakal membuka layanan keanggotaan online untuk sistem Nintendo pada smartphone, tablet, dan PC. Tak ketinggalan, sistem layanan ini juga bakal tersedia untuk Wii U dan 3DS. 

Tapi belum pasti kapan rencana ini bakal terimplementasi. Perwakilan Nintendo pun tak banyak berkomentar. "Masih terlalu dini untuk mengelaborasi hal ini secara detil," katanya.

Sumber : http://goo.gl/t46dHh
 Categories :